Juara Virtual Reality Game Lenovo Challenge

Tiga Aplikasi Virtual Reality (VR) buatan Developer Indonesia memenangkan Lenovo VR Challenge dari Lenovo dan Dicoding!

Dalam kurun waktu beberapa bulan terakhir, teknologi Virtual Reality (VR) menjadi salah satu buah bibir utama para pelaku industri game dunia. Bukti kongkretnya, dalam Game Developer Conference (GDC) 2016 lalu, berbagai pengalaman VR dipamerkan. Mulai dari pengalaman VR Star Wars, hingga terapi bagi yang fobia ketinggian. Selain itu, di ajang Mobile World Congress bulan Februari lalu, tahun 2016 dinobatkan sebagai tahun dimana teknologi VR akan mewarnai perkembangan inovasi IT dunia. Nah, para pelaku industri game di Indonesia pun tidak ketinggalan dengan isu VR ini, dimana beberapa hari terakhir mereka berlomba-lomba untuk mengikuti sebuah tantangan dari Dicoding dan Lenovo yang bertajuk Lenovo VR Challenge. 

 

Sesuai dengan namanya, Lenovo VR Challenge ini menantang para developer Indonesia untuk membuat game dengan teknologi VR. Setelah proses penjurian dari seluruh karya yang terkumpul, tigagame akhirnya dinobatkan sebagai pemenang. Masing-masing pemenang mendapatkan 30,000 XP yang dapat ditukar dengan berbagai reward menarik di Dicoding.

 

Ketiga game yang memenangkan tantangan ini antara lain Crazy Ojek 3D VR dari Solite Studio (Madura), Terkunci: Episode 1 dari Agate Jogja (Jogjakarta) dan Virtual Stellarity: VR Edugame dari Arsa Kids (Bandung). Ketiga game tersebut mengaplikasikan teknologi VR, yakni sebuah teknologi yang dapat membuat pemain berinteraksi dengan lingkungan dalam dunia maya yang disimulasikan oleh komputer sehingga kita merasa seolah-olah berada di dalam lingkungan maya tersebut.

Aplikasi VR Crazy Ojek 3D dari Developer Solite Studio (Indonesia - Madura)

 

Game VR Terkunci yang dibuat oleh Developer Agate Jogja (Indonesia-Yogyakarta)

 

Virtual Stellarity: VR Edugame dari Arsa Kids (Bandung)

“Melihat pesatnya perkembangan teknologi VR di pasar dunia, kami ajak rekan-rekan developer di Tanah Air untuk membuat game VR terbaik,” ujar Anvid Erdian, 4P Manager MBG Lenovo Indonesia seperti dikutip dari pernyataan resmi yang dikirimkan ke Duniaku. “Melampaui ekspektasi kami, tantangan tersebut mendapat sambutan hangat dari para developer yang terbukti mampu mengirimkan 36 games hanya dalam waktu 19 hari,” lanjutnya.

Permainan Edukasi Stellarity mempelajari rasi bintang dan sangat baik untuk pembelajaran anak-anak

Ketiga karya pemenang Lenovo VR Challenge ini dipamerkan bersamaan dengan peluncuran perangkat terbaru Lenovo VIBE K4 Note dengan teknologi TheaterMax, tanggal 23 Maret 2016 kemarin di Gandaria City, Jakarta. Pengunjung dapat merasakan langsung sensasi bermain yang lebih seru dan interaktif, dipandu langsung oleh mereka yang membuatnya game-nya. Lenovo VIBE K4 Note dengan teknologi TheaterMax menjanjikan sebuah pengalaman mengesankan yang didukung oleh teknologi Lenovo VR, dimana teknologi dapat mengubah konten multimedia apa pun menjadi konten berkemampuan VR sehingga menghadirkan pengalaman sinematik bagi pengguna yang menonton konten ini dengan headset VR. TheaterMax memungkinkan pengguna melakukan lebih dari sekadar melihat dari layar smartphone, namun pengguna juga akan melalui tiga pilar pengalaman utama yakni menjelajahi, menonton dan berinteraksi.

 

Dalam game Crazy Ojek 3D VR yang dibuat oleh Solite Studio, pemain diajak untuk merasakan serunya berpetualang sebagai pengemudi ojek dengan mengendarai sepeda motor yang berkecepatan tinggi, menghindari rintangan yang menghadang, dan mengumpulkan uang koin sebanyak-banyaknya. “Melaluigame Crazy Ojek, kami berharap pemain akan mampu merasakan sensasi kecepatan menjelajah secara lebih nyata,” tutur Asadullohil Ghalib Kubat, CEO Solite Studio.

Crazy Ojek mengajak pemain merasakan sensasi kecepatan menjelajah secara lebih nyata

Sedangkan Agate Jogja, menawarkan game VR ber-genre escape room dimana para pemain diajak untuk memecahkan teka-teki agar dapat keluar dari ruangan yang terkunci. Pintu utama ruangan hanya dapat dibuka dengan memasukkan kode rahasia yang didapat dengan mengeksplorasi petunjuk-petunjuk dalam ruangan tersebut. “Dengan teknologi VR, kami dapat menghadirkan game yang seru dimana pemain bisa merasakan pengalaman masuk ke dalam dunia virtual dan berinteraksi langsung dengan objek-objek di dalamnya,” ungkap Frida Dwi Iswantoro, CEO Agate Jogja.

Game Terkunci mengajak pemain merasakan ketegangan dalam memecahkan teka-teki didalam game

 

Untuk mengoptimalkan pengembangan game oleh para developer yang mengikuti tantangan ini, Dicoding dan Lenovo memberikan beberapa fasilitas pendukung berupa perangkat VR dan Dicoding Space (co-working space) yang dapat dimanfaatkan developer secara gratis selama periode berlangsungnya tantangan,khususnya yang berdomisili di Bandung dan sekitarnya. Selain itu, juga diselenggarakan “VR Developer Meetup” pada awal bulan Maret di Yogyakarta, Bandung, dan Surabaya untuk mengenalkan dan memberikan pelatihan singkat kepada para developer tentang perkembangan teknologi VR terbaru.

 

“Kami sangat terbantu dengan tersedianya perangkat VR untuk uji coba di Dicoding Space,” jelas Adam Ardisasmita, CEO Arsa Kids. “Dan dengan diselenggarakannya Lenovo VR Developer Meetup, kami mendapat pembekalan materi yang bermanfaat untuk pengembangan edugame Virtual Stellarity,” lanjutnya.

 

“Antusiasme developer menyambut tantangan VR dari Lenovo sangat luar biasa,” tutur CEO Dicoding Narenda Wicaksono antusias. “Kami bangga dengan semangat dan kerja keras rekan-rekan developer dalam mendalami dan menguasai teknologi terbaru sehingga mampu menciptakan produk terbaik yang siap bersaing di pasar global,” lanjutnya. Semoga dengan diadakan Event semacam ini akan banyak lahir para developer game yang mampu berkreativitas dengan teknologi yang sedang berkembang.

LATEST NEWS

You will get 1x Starting Pack!

CEO Perusahaan Game mengalahkan Kekayaan Jack Ma

4 hal mengenai Android P

4 Smartphone Android Terbaru dan Terbaik di Ajang CES 2018

Kejutan kreatif untuk pecinta Nintendo